Sab. Apr 4th, 2020

Aktivitas Seismik PT Elnusa Dinilai Rugikan Masyarakat

Aktivitas Seismik PT Elnusa. FOTO/IST

SultimNews.id, LUWUK— Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Batui–Toili Bersatu, sangat geram dengan hadirnya perusahaan Seismik.

Hal ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan sejumlah karyawan dan  masyarakat yang terkena dampak dari proyek itu. Inilah yang membuat  mahasiswa bergerak untuk menyuarakan aspirasi.

Ketua Front Rasyid Yulianto, menyatakan, selama ini, sudah banyak keluhan baik dari karyawan dan masyarakat yang terkena dampak.  Terutama di sektor pertanian. “Dampaknya, lahan pertanian dan tanaman para petani mengalami kerusakan,” bebernya, Sabtu (13/7/2019).

Masuknya investasi di bidang Seismik di daerah tersebut diharapkan mampu mensejahterakan perekonomian masyarakat, baik sebagai karyawan maupun yang terkena dampak langsung. “Namun hasil pantauan mereka di lapangan justru berbanding terbalik,” kata Rasyid.

Rasyid menuturkan, seorang tokoh pemuda Batui Sugianto Adjabar menemukan kejanggalan dari proyek Seismik. Salah satunya mengenai lahan  serta rumah warga yang rusak akibat aktivitas Seismik tersebut.

“Kami tidak menolak adanya perusahaan Seismik. Namun, tentunya kebijakan perusahaan harus mampu menghadirkan manfaat kepada masyarakat terdampak,” bebernya.

Lanjutnya, perusahaan hanya mengambil data kerusakan dan tidak melaksanakan proses ganti rugi dari dampak kerusakan yang telah terjadi.

Front ini telah berusaha menyuarakan aspirasi dari karyawan dan masyarakat yang terkena dampak. Bahkan, sudah melayangkan surat audiensi kepada pihak perusahaan, dalam hal ini PT Elnusa.

“Namun, dengan waktu yang telah mereka tentukan pihak perusahaan tidak mengindahkanya,” kata Rasyid.

“Kami akan menggelar aksi besar-besaran untuk mengawal aspirasi ini,” ancamnya. (awi)

error: Content is protected !!