Sab. Apr 4th, 2020

2018, Imigrasi Tunda Penerbitan 5.785 Paspor WNI

Sosialiasi Imigrasi. FOTO/IST

SultimNews.id, LUWUK- Seiring berlakunya moratorium Tenaga Kerja Indonesia (TKI) khususnya ke Timur Tengah, banyak sekali modus yang dilakukan oknum masyarakat untuk menjadi TKI yang Non Prosedural.

Mereka menggunakan berbagai macam cara untuk memperoleh paspor tanpa menghiraukan aturan yang ada. Pada Tahun 2018, penundaan penerbitan paspor yang diduga sebagai TKI Non Prosedural di 125 Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia tercatat sebanyak 5.785 orang. Dan penundaan keberangkatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga akan menjadi TKI Non Prosedural di 25 tempat pemeriksaan Imigrasi sebanyak 408 orang.

Hal inilah yang melatar belakangi Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Banggai melaksanakan Sosialisasi Keimigrasian Tentang Pencegahan TKI non prosedural di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Luwuk.

Kepala Kantor Imigrasi, Novly T.N Momongan, SE dalam sambutannya mensosialisasikan tugas dan fungsi Keimigrasian serta menekankan pentingnya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para siswa-siswi dalam menyambut era industri 4.0 yang sedang berjalan saat ini.

Kepala Kantor Imigrasi juga mengajak siswa-siswi tidak mudah tergiur oleh tawaran dari para oknum maupun sindikat yang akan mempekerjakan TKI di luar negeri secara non prosedural.

Dalam melakukan pengawasan di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Banggai yang sangat luas meliputi 6 Kabupaten, yaitu Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Tojo Una-una, Morowali dan Morowali Utara, diharapkan peran penting masyarakat untuk turut serta membantu terutama dalam melakukan pengawasan Keimigrasian serta membantu mensosialisasikan pencegahan TKI non prosedural.

Dalam kesempatan ini Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Banggai juga mengajak siswa-siswa untuk mengikuti seleksi penerimaan taruna Poltekim sehingga nantinya akan ada putra-putri Kabupaten Banggai yang menjadi Pejabat Imigrasi.

Pemerintah juga sudah mengantisipasi dengan berlakunya Undangundang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan pada Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi Nomor: IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2017 Tentang Pencegahan Tenaga Kerja Indonesia Non Prosedural.

Sebagai Narasumber, Kasubsi Teknologi Informasi, Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Rifky Alisandrix, S.H memberikan Sosialisasi Pencegahan TKI Non Prosedural. Selain itu diberikan pengenalan tentang tugas dan fungsi Keimigrasian secara umum, serta pengenalan tentang politeknik Imigrasi bagi siswa dan siswi yang berminat menjadi Taruna Politeknik Imigrasi.

Pelaksanaan Sosialisasi Pencegahan TKI Non Prosedural yang diikuti oleh kurang lebih 125 Siswa SMK Negeri 1 Luwuk, itu, berjalan dengan lancar. Para siswa sangat antusias untuk memberikan pertanyaan kepada narasumber. (and)

error: Content is protected !!