Sab. Apr 4th, 2020

Korban Penembakan Operasi Tinombala dapat Reward

PENGHARGAAN: Salah satu personel Brimob yang bertugas di Ops Tinombala, diberikan penghargaan oleh Kapolda Sulteng Brigjend Pol Lukman Wahyu Hariyanto pada HUT Brimob di Palu, Kamis (14/11). (Foto BidHumas Polda Sulteng)

SultimNews.id, PALU– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Drs. Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si, pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Satuan Brigade Mobil (Brimob) memberikan penghargaan terhadap tiga personil Brimob yang menjadi korban penembakan dalam operasi Tinombala 2018 di Poso, Kamis(14/11). Mereka adalah Aipda Andre Maha Putra, Briptu Baharuddin dan Bharatu Samsul Alam.

Aipda Andre Maha Putra dan Briptu Baharuddin sebelumnya sedang mengevakuasi RB alias A (34), jasad warga sipil korban mutilasi di kawasan Desa Salubanga, Sausu, Parimo, Sulteng, ditembaki kelompok Ali Kalora, pada Senin, 31 Desember 2018

Bharatu Samsu Alam tertembak saat kontak tembak antara tim penindak Polri dengan kelompok teroris di hutan Pegunungan Langka Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada bulan maret 2014 dalam operasi aman

Dalam arahanya Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto mengatakan setiap polisi jangan pernah lelah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, serta berlatih guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, serta jalin kerja sama sinergitas dengan seluruh elemen bangsa pemangku kepentingan dan masyarakat.

Dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-74 Brimob di Mako Brimob, di Palu, Kamis(14/11) Juga kata Kapolda, seluruh personel Polda Sulteng agar senantiasa bersyukur melalui pengabdian dan kerelaan untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan, karena pekerjaan yang diemban merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat dan Negara. (bas)

error: Content is protected !!