Sel. Apr 7th, 2020

Realisasi Fisik Minim, PUPR Kabupaten Banggai Disorot, Bambang Yakin Bisa Sesuai Target

Ibrahim Darise dan Bambang Eka Sutedi

SultimNews.id, LUWUK— Ketua DPD PAN Kabupaten Banggai, Ibrahim Darise mengkritik kinerja Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, Bambang Eka Sutedi.

Kepada sejumlah wartawan di kantor DPRD Banggai, Rabu (4/12) kemarin, Ibra-sapaannya berujar, tidak sedikit pekerjaan di Dinas PUPR yang progresnya masih rendah.

Hasil turun lapangan Komisi 2 DPRD Banggai tiga pekan lalu terungkap, realisasi fisik baru mencapai 20-50 persen. Capaian tersebut sambung Ketua Fraksi PAN DPRD Banggai ini, tentu tidak maksimal. Bahkan dia pesimistis di penghujung tahun anggaran 2019 mampu mencapai 100 persen.

“Saya pesimistis pekerjaan itu diselesaikan per 31 Desember 2019 terealiasasi 100 persen. Dan setiap tahun pekerjaan di Dinas PUPR selama ini terlambat. Sehingga kerap ada perpanjangan waktu sebagaimana diatur dalam regulasi,” kata Ibra.

Dia yakin, keterlambatan pekerjaan tak hanya terjadi di dalam kota. Akan tetapi proyek fisik berjalan lambat juga terjadi di kecamatan lain diluar Kota Luwuk.

Ibra menilai, salah satu pemicu sehingga kinerja Kadis PUPR Banggai ini melemah, lantaran Bambang terlalu lama pada OPD tersebut. Sehingga saran dia, segera dilakukan pergantian, sekaligus tercipta kaderisasi di pucuk pimpinan PUPR Kabupaten Banggai.

“Sudah tiga periode bupati pak Bambang di dinas itu. Perlu ada resuhfle. Dengan begitu tercipta kaderisasi ASN,” ucap Ibra.

 

HAK PIMPINAN

 

Dikonfirmasi terpisah, Kadis PUPR Kabupaten Banggai, Bambang Eka Sutedi mengaku dapat merealisasikan target proyek fisik di tahun anggaran ini. “Kami tetap optimis. Lagi pula masih dalam proses pengerjaan,” kata Bambang.

Menyangkut saran Ibra perlunya pergantian pucuk pimpinan di PUPR, ditanggapi Bambang. “Kalau masalah jabatan itu hak pimpinan. Saya sebagai bawahan hanya berupaya melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya,” ucap Bambang.

Terkait pendapat Ibra yang menyebut Bambang sudah tiga periode memimpin Dinas PUPR, ditampik staf dinas teknis tersebut. “Keliru pendapat anggota dewan itu,” jawab staf PUPR.

Dia pun menjelaskan, di era bupati Ma’mun Amir, Bambang menjabat staf ahli dan bukan Kadis PUPR. “Kalau disebut di era Ma’mun pak Bambang menjabat eselon II, itu baru benar. Begitu pula dengan pejabat eselon II lainnya. Bahkan ada beberapa pejabat yang lebih lama menjabat dari pak Bambang,” kata ASN itu yang meminta tak disebutkan namanya.

Masih menurut sumber, di era bupati Herwin, Bambang awalnya dipercayakan sebagai Asisten III. Dan di tahun ketiga, yang bersangkutan dilantik sebagai Kadis Binamarga dan Pengairan menggantikan Andi Jalaluddin. Dan sekarang menjabat sebagai Kadis PUPR Kabupaten Banggai. “Saya hanya meluruskan persepsi tadi,” ucap sumber.

Dan di tahun ini sambung sumber lagi, di Dinas PUPR proses pengelolaan kegiatan didelegasikan kepada dua orang sebagai kuasa pengguna anggaran. Dan itu langsung di SK kan oleh Bupati Banggai. Keduanya tambah sumber membawahi PPK/PPTK. (yan)

error: Content is protected !!