Sel. Apr 7th, 2020

Pemda Banggai Tarik Mobil Dinas KPU

Kendaraan dinas yang digunakan Komisioner KPU Banggai. FOTO/ASNAWI ZIKRI

SultimNews.id, LUWUK— Pemerintah daerah melalui Bagian Umum Setda Banggai menarik satu dari empat kendaraan dinas (randis) yang digunakan salah satu Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai, Makmur Manesa.

Mobil berplat nomor DN 1154 C itu diambil langsung oleh salah satu staf Bagian Umum Setda Banggai, kemarin sore di kantor KPU Banggai.

Penarikan yang dikabarkan mendadak ini sempat menimbulkan spekulasi tentang situasi politik yang mulai memanas akhir-akhir ini. Sebab, dari empat mobil dinas tersebut hanya satu yang ditarik.

Bahkan, Komisoner KPU Makmur Manesa yang menggunakan mobil tersebut saat ini tengah menjalani perawatan medis.

Namun spekulasi itu ditanggapi Ketua KPU Banggai Zaidul Bahri Mokoagow. Kepada awak media di ruang kerjanya, dia menjelaskan soal status empat kendaraan tersebut.

Zaidul menyatakan, mobil dinas itu berstatus pinjam pakai. Bila pemda meminta untuk mengambalikan tentu akan dikembalikan. “Dan sekarang sudah kita kembalikan sesuai permintaan pemda,” tutur Zaidul usai mobil tersebut diambil pemda.

Ia juga tidak mau berandai-andai soal spekulasi yang berkembang di luar. Apalagi berkaitan dengan situasi politik menjelang pilkada. “Ya, sesuai prosedur saja,” kata dia.

Sedangkan untuk pengganti kendaraan yang digunakan Makmur Manesa, Zaidul menyatakan pihaknya masih ada dua mobil yang bisa digunakan.

Terpisah, Kepala Bagian Umum Setda Banggai Ismed Wardhana, menyatakan, penarikan itu berdasarkan perintah Sekkab Banggai Abdullah Ali, dengan tujuan efesiensi penyelenggaraan pemerintahan.

Dijelaskan, mobil yang digunakan KPU pada dasarnya adalah pinjam pakai dengan masa berlaku selama setahun.

“Jadi untuk pinjam pakai tahun 2020 hanya tiga yang akan dipakai oleh KPU,” kata dia.

Kata Ismed, mobil yang ditarik kemarin sore itu rencanananya akan digunakan oleh Kepala Satpol PP Banggai. Mengingat, kendaraan operasional Satpol PP mengalami kekurangan.

Meski begitu, mobil tersebut sebenarnya belum final untuk dpiakai oleh Satpol PP. “Yang pasti akan dikaji beberapa pilihan strategis penggunaan randis untuk dukungan kinerja pemerintah termasuk untuk Komsioner KPU,” papar mantan Camat Bunta ini.

Bila dalam waktu dekat ada pilihan lain untuk Satpol PP, maka mobil Komisioner KPU itu akan dikembalikan lagi. (awi)

error: Content is protected !!