Sab. Apr 4th, 2020

Supryadi Dianiaya hingga Cacat, Korban Soalkan Jeratan Pasal ke Pelaku

SultimNews.id, LUWUK— Empat bulan sudah Supryadi (42)mencari keadilan. Pria asal Bimakarya, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai itu dianiaya hingga cacat. Namun, pasal yang dijerat kepada pelaku tidak sesuai.

Penyidik Polsek Bualemo menjerat pelaku berinisial SA dengan pasal 351 ayat (1). Mestinya pasal 351 ayat (2) karena perbuatan pelaku mengakibatkan korban cacat.

“Saya heran kepada pasalnya tidak sesuai. Sementara tangan saya cacat. Tidak bisa bergerak lagi,” ungkap Supryadi kepada Sulawesitoday.com, (28/1/2020).

Supryadi juga menceritakan detik-detik dirinya dianiaya pada September 2019 lalu.

Saat itu, dirinya bersama pelaku berbincang-bincang soal pembelian sapi. Entah apa yang merasukinya, korban pun ditarik di semak-semak lalu dipukul bertubi-tibu hingga jatuh.

“Saya hanya pasrah sambil meminta agar tidak memukul lagi,” kenang Supryadi sedih.

Dengan wajah berlumuran darah, Supryadi melapor ke Polsek Bualemo. Namun, pelaku malah mengancam korban agar mencabut laporan polisi. Korban terus diintimidasi sebelum pelaku ditangkap lalu ditahan polisi.

Menyikapi itu, Kapolres Banggai AKBP Budi Priyanto berjanji akan menyikapinya.

“Ini baru proses awal P21. Saya berjanji untuk mengkoreksi kembali pasal sangkaan, kalau benar korban cacat,” kata Budi.

Dia menyatakan, koreksi pasal akan dilakukan pihak kejaksaan melalui pemeriksaan bukti dan kondisi korban. Sebab, hasil pemeriksaan itu akan mempengaruhi pasal sangkaan yang dijerat pelaku. (awi)

error: Content is protected !!