Sab. Apr 4th, 2020

Dua Penjual Miras di Toili Divonis Bersalah

Terpiana kasus miras saat menjalani sidang di PN Luwuk, tadi sore. FOTO/ISTIMEWA

SultimNews.id, TOILI—Made Daerne alias Pak Eka dan I Nyoman Danu divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Luwuk Sudirman SH, Rabu (5/2) karena terbukti menjual miras tanpa izin.

Kapolsek Toili Iptu Candra, mengungkapkan, Made Daerne divonis kurungan penjara selama 20 hari subsider denda Rp10 juta. Sedangkan I Nyoman Danu selama 30 kari subsider denda Rp20 juta.

“Made Daerne menjalani putusan dengan membayar denda Rp10 juta. Kalau I Nyoman menjani hukuman kurungan selama 30 hari di Lapas Luwuk,” tuturnya.

Candra menegaskan, pihaknya sudah memberikan waktu kepada para pelaku untuk bertobat—tidak lagi menjual miras. Namun, masih tetap bandel.

Nah, untuk memberikan efek jera kepada yang lain, pihaknya langsung memproses hukum keduanya. “Sudah cukup kami berikan pembinaan, maka sudah waktu untuk penindakan,” tegas mantan Kapolsek Batui ini.

Ia menyatakan, pihaknya tidak main-main memberikan ultimatum kepada pelaku lainnya. Bila tertangkap tidak ada ampunan. Dan tidak ada kata lelah dalam memberantas miras di Kabupaten Banggai, khususnya di wilayah hukum Polsek Toili.

“Sampai di lubang semut pun kami cari pelakunya,” tegas Candra.

Ketegasan polisi ini bukan tanpa alasan. Sebab, miras adalah satu satu faktor penyebab terjadinya gangguan kamtibmas. (awi)

error: Content is protected !!