Mon. May 25th, 2020

Amir Tamoreka dan Anti Murad Bisa Berkoalisi?

SULTIMNEWS.ID, BANGGAI- Dua bakal calon bupati Banggai, Amirudin Tamoreka dan Sulianti Murad belum memenuhi syarat minimal jumlah kursi partai politik sebagai pengusung di pilkada Banggai.

Haji Amir baru memiliki NasDem dengan 6 kursi di parlemen lalong. Sedang Anti Murad 4 kursi melalui Partai Gerindra yang dipimpinnya. Dinamika politik jelang pilkada Banggai 9 Desember 2020 ini, menjadi pembahasan di kantor DPRD Banggai, Senin (11/5) kemarin.

Dalam perbincangan lepas yang melibatkan beberapa anggota dewan dan aktivis itu, tak hanya paket petahana (Herwin-Mustar) yang dinilai aman dari sisi koalisi partai. Mengingat Herwin-Mustar sudah mendapat sokongan PDIP, PKS dan Perindo.

Bakal pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Banggai, Samsulbahri Mang-Hepy Manopo juga dipastikan akan melenggang mulus menjadi salah satu kontestan di pilkada Banggai. Duet bertagline B’Hapy Aja ini sudah memperoleh dukungan tiga Parpol, yakni Golkar, PAN dan Partai Hanura.

“Winstar dan B’Hapy Aja sudah aman. Itu dari kacamata syarat koalisi partai. Winstar 14 kursi dan B’Happy Aja 9 kursi,” kata mereka.

Beda dengan Amirudin Tamoreka dan pasangannya Furqanudin Masulili. Paket AT-FM ini yang baru deal adalah Partai NasDem. Sementara dukungan PKB belum ada kepastian. Bahkan diklaim, PKB akan mengusung paket B’Hapy Aja. Begitu pula dengan Anti Murad. Selain belum memiliki bakal calon Banggai II, Anti Murad baru disokong Partai Gerindra.

“NasDem 6 kursi dan Gerindra 5 kursi. Berdasarkan aturan, belum memenuhi syarat minimal 7 kursi,” jelas mereka.

Bagaimana ketika Haji Amir dan Anti Murad berkoalisi, sehingga terpenuhi syarat minimal koalisi partai? Wacana itu mengemuka pada diskusi di salah satu ruangan fraksi di kantor DPRD Banggai tersebut.

Mereka pun menganalisa. NasDem dan Gerindra sulit berkoalisi di pilkada Banggai. Alasannya, karena di pilkada Sulteng, kedua partai itu saling rival.

“Pak Hidayat Lamakarate akan maju sebagai calon Gubernur dengan menggunakan Gerindra. Sedang Rusdi Mastura juga sebagai calon Gubernur akan menggunakan NasDem,” kata mereka.

Pendapat itu ditepis lainnya. Mereka menilai, di politik apa saja bisa terjadi. Apalagi Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad H. Ali pernah memberi sinyal bahwa partainya bisa mengusung Anti Murad di pilkada Banggai. (yan)