Sen. Jun 1st, 2020

Bupati Buka Rakor TP-PKK Banggai

Bupati Banggai Herwin Yatim saat membuka rakor TP PKK. [Foto: Dok Humas Pemda Banggai]

SultimNews.id, LUWUK— Bupati Banggai Herwin Yatim, membuka kegiatan rapat koordinasi (rakor) Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Tingkat Kabupaten Banggai tahun 2020, di Hotel Santika Luwuk, Jumat pekan kemarin.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Ketua TP-PKK di 13 kecamatan, yakni Kecamatan Toili Barat, Moilong, Batui, Batui Selatan, Nuhon, Bunta, Simpang Raya, Lobu, Balantak Selatan, Balantak Utara, Luwuk Selatan dan Luwuk Utara.

Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Hj. Mina Ibal Mustar Labolo mengatakan, salah satu yang diangkat dalam rakor kali ini adalah isu strategis yang tengah viral di Indonesia, yakni tentang wabah virus corona, sehingga semua ingin sama-sama mendengarkan arahan dari Kadis Kesehatan Kabupaten Banggai tentang peran PKK dalam menjaga diri dan keluarga guna mencegah wabah virus corona melalui Gerakan Masyarakat  Sehat (Germas).

Selain itu, dia juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya bagi Ibu-Ibu Kader PKK bisa sama-sama melaksanakan dan mensukseskan program ‘Monsuani Tano’, Gerakan PKK ‘Piana Kintal Suani’ (Lihat Halaman Tanami) yang telah dicanangkan tahun 2018, namun pelaksanaannya belum optimal dan belum menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Sementara itu Bupati Banggai Herwin Yatim berharap, peran Ibu-ibu PKK, terutama yang baru dilantik, agar bisa secara maksimal membantu fungsi, tugas dan peran camat di wilayahnya.

Bila melihat fenomena kondisi terbaru di masyarakat lanjut Herwin, ketika muncul suatu isu tentang kondisi di Kabupaten Banggai, misalnya tentang keterbatasan energi listrik, maka segera diklarifikasi.

“Bila yang bekerja itu hanya Bupati dan Wakil Bupati, dan mungkin beberapa OPD, maka tentu masyarakat kita gampang sekali diprovokasi, apalagi sekarang di tahun politik,” tutur Herwin.

Olehnya itu, dia mengimbau kepada para Ibu-Ibu PKK agar apabila ada isu miring bisa diluruskan.

“Tidak perlu mengangkat-angkat Bupati, tapi yang perlu adalah, kita buat pikiran positif kepada masyarakat, supaya kerja suami kita sebagai pimpinan di wilayah, atau kerja di instansi, lebih enak dan lebih nyaman,” Imbaunya.

“Kita tidak tau umur kita sampai kapan. Kita tidak tau jabatan kita sampai kapan. Tapi bila kita bisa memberikan sesuatu kepada masyarakat tentang nilai, Insya Allah itu kemudian yang akan membahagiakan kita, dimana saja kita berada,” papar Bupati sarat prestasi ini. (awi)