Kam. Jun 4th, 2020

FEB Unismuh Luwuk Sukses Laksanakan PKP

MENGUJI: Dekan FEB Unismuh Wahyudin Rahman (tengah), saat menguji peserta PKP, Sabtu (29/2). [Foto: Kaleb Sayo/SultimNews.id]

SultimNews.id, LUWUK-Tahun 2020 ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk sukses melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Profesi (PKP).

Sebanyak 179 mahasiswa yang di tempatkan di Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, berhasil menyelesaikan semua program kerja yang diagendakan dalam kegiatan PKP tersebut.

Dekan FEB Unismuh Luwuk, suksesnya kegiatan PKP tahun ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan juga fakultas. Untuk mahasiswa sendiri, kegiatan PKP menjadi sarana pembelajaran dalam menghadapi dunia kerja setelah lulus dari FEB Unismuh.

“Dengan PKP ini mahasiswa benar-benar siap menghadapi dunia kerja nanti. Karena sudah turun lapangan dan sudah banyak pengalaman,” jelasnya.

Sementara bagi FEB Unismuh, dengan adanya PKP ini, pihak FEB bisa meningkatkan jumlah mahasiswa baru (Maba). Sebab, kegiatan PKP menjadi ajang sosialisasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

“Melalui PKP tahun ini bisa menjadi bahan evaluasi pihak fakultas dalam pelaksanaan PKP berikutnya. Apa yang menjadi kekurangan bisa kita perbaiki,” tandasnya.

 

GELAR SEMINAR PKP

Sebanyak 179 mahasiswa mengikuti seminar laporan PKP yang bertempat di ruang pasca sarjana Unismuh Luwuk, Sabtu (29/2) pekan lalu.

Dekan FEB Unismuh, Wahyudin Rahman mengatakan, kegiatan seminar PKP merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa. “Yang kita lepas lalu, itu juga yang menjadi peserta seminar. Nilai mereka tidak akan keluar jika tidak mengikuti kegiatan ini,” kata Wahyudin Rahman.

Aco sapanya, menyebutkan,  dalam seminar itu, mahasiswa mempresentasekan laporan PKP. Mereka mempertanggungjawabkan laporan PKP yang mereka disusun di hadapan dosen.

“Mulai dari prosedur kerja, apa kendala mereka dan solusinya seperti apa itu dijelaskan kepada penguji,” jelasnya.

Setelah seminar PKP selesai, mahasiswa tinggal memperbaiki laporan bagi yang ada kesalahan. Selanjutnya dikumpul kembali ke fakultas dan nilai PKP akan keluar.

“Intinya seminar PKP ini memiliki nilai tambah bagi mahasiswa. Yang dapat menentukan nilai akhir atas pelaksanaan PKP,” tandasnya.

Tak hanya itu, melalui seminar PKP tersebut dapat menjadi bahan evaluasi pihak FEB Unismuh.

“Kita bisa mengetahui kekurang dari PKP. Tahun berikutnya bisa kita perbaiki lagi,”  kata Aco yang diinginkan maju sebagai calon Rektor Unismuh itu. (say)