Kam. Jun 4th, 2020

Mau Di-rapid Test, Warga Kontak dengan Pasien Positif di Banggai Kesurupan

Tim gugus tugas Banggai bersama aparat TNI-Polri standby di salah satu desa di Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai untuk melakukan pemeriksaan rapid test. (FOTO: ISTIMEWA)

SULTIMNEWS.ID, BANGGAI- Seorang warga di Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai yang diketahui memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19 tiba-tiba kesurupan saat mau dilakukan rapid test oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, tim gugus tugas bersama aparat TNI-Polri sempat kewalahan lantaran lelaki berusia 53 tahun tersebut kesurupan. Bahkan, petugas terancam karena dia memegang benda tumpul (kayu).

“Kejadiannya sekitar jam 2 siang,” ungkap sumber, sore tadi.

Mengingat situasi yang tidak memungkinkan, petugas langsung menghubungi petugas medis untuk membawa ambulans agar dia dibawa ke RSUD Luwuk.

Baca Juga:

Dandim 1308/LB Imbau Tegas Warga Patuhi Aturan

Saat ambulans tiba, dia tiba-tiba keluar rumah sembari memegang benda tajam. Tim gugus tugas langsung menghindar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pemeriksaan rapid test pun tidak dilaksanakan saat itu.

“Dia kesurupan sekitar satu jam, lalu keluar rumah sambil pegang parang,” tutur sumber.

Terpisah, juru bicara bicara percepatan penanganan Covid-19 Banggai Nurmasita Datu Adam, sejauh ini, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan rapid test kepada 30 orang yang kontak erat dengan tiga pasien positif di Banggai.

“Pemeriksaan kemarin 16 orang dinyatakan nonreaktif, sedangkan untuk hari ini 14 orang hasilnya nonreaktif,” ungkap Nurmasita.

Saat ini, pihaknya masih terus melacak orang-oramg lainnya yang kontak erat dengan pasien positif asal Kecamatan Nambo, Luwuk dan Nuhon tersebut. (awi)