Ming. Mar 29th, 2020

Opening Ceremony Festival Pulo Dua di Teluk Lalong

Wisata Pulo Dua. FOTO/IWAN RUSLY

SultimNews.id, LUWUK— Festival Pulo Dua (FPD) tahun 2019 ini, akan lebih bergema. Pasalnya, selain di Desa Pulo Dua, kecamatan Balantak Utara, sebagai pusat kegiatan FPD. Kegiatan yang masuk dalam 100 Calender Of Event (CoF), Kementrian Pariwisata ini akan dibuka secara resmi di Kota Luwuk.

“Kota Luwuk hanya sebagai tempat pembukaan. Selanjutnya kegiatan lainnya berlangsung di Pulo Dua,” ungkap Ketua Panitia Festival Pulo Dua (FPD) tahun 2019, Judy Amisudin, Kamis (4/7/2019).

Ia menegaskan, penempatan Kota Luwuk sebagai lokasi pembukaan, bertujuan untuk lebih mengenalkan sejumlah obyek wisata di kabupaten Banggai. Selain kawasan wisata bahari Pulo Dua.

“Kita harus memanfaatkan moment ini, karena untuk pertama kalinya momentum kegiatan berskala nasional yang telah masuk dalam 100 CoF, Kementrian Pariwisata ini akan berdampak pada obyek wisata lainnya di daerah ini,” jelas pria yang menjabat Asisten I, Sekda Banggai ini.

Ia mengungkapkan, dari daftar tamu yang telah memastikan hadir dalam FPD ini, adalah sejumlah duta besar Negara sahabat dan Menteri Kelautan dan Perikanan serta jajaran Direktur Jenderal di KKP.

“Ini bagian yang menjadi perhatian panitia. Sehingga kita putuskan FPD dibuka di Luwuk 25 Juli. Besok paginya (26/7/2019), Menteri Susi dan rombongan akan ke Pulo Dua,” ujarnya.

Judi menyatakan, kunjungan Menteri Susi ke Pulo Dua juga akan menjadi momentum penting. Sebagai pejabat Negara, Susi dapat melihat langsung sejumlah keterbatasan yang berada di area kegiatan.

“Sambil menikmati keindahan Pulo Dua, Ibu Menteri akan melihat kondisi wilayah itu. Tentunya akan disadari oleh beliau-beliau pejabat pusat, betapa intervensi pemerintah pusat sangat dibutuhkan sehinga wilayah kepala burung kedepan akan diprioritas pembangunan, khususnya infrastruktur jalan,” pungkasnya. (bdi)

error: Content is protected !!