Kam. Jun 4th, 2020

Pertamina EP Donggi Matindok Field dan Dinkes Gelar PKP

PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN: Pertamina EP Donggi Matindok Field dan Dinkes Banggai menggelar Penyuluhan Keamanan Pangan. Kegiatan ini dirangkaikan dengan kunjungan lapangan ke dapur produksi Aulia Food, Rabu (23/10). [Foto: Haris Ladici/Harian Luwuk Post]

SultimNews.id, LUWUK—PT Pertamina EP Donggi Matindok Field bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai menggelar kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dalam rangka penerbitan sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (SPP-IRT). Kegiatan yang digelar Selasa–Rabu (22-23/10)  di Hotel Gemilang itu dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr. dr. Anang S Otoluwa, MPPM.

Kepala Dinas Kesehatan, Dr. dr. Anang S Otoluwa, MPPM, dalam kesempatan itu memberikan materi tentang gerakan masyarakat hidup sehat. Terutama dari sisi keamanan pangan.

Anang menekankan dalam proses pembuatan produk industri rumah tangga, sangat perlu menjaga kebersihan dan higiene bahan pangan yang digunakan agar produk-produk itu memenuhi syarat kesehatan.

“Sertifikat akan memberikan jaminan, agar konsumen yakin,” tutur Anang.

Selain itu peserta mendapat materi tentang kebijakan nasional tentang industri rumah tangga pangan IRTP dari Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Inneke Norawati. Kemudian peserta mendapatkan materi tentang cara produksi pangan yang baik oleh Anwar selaku Penyuluh Keamanan Pangan Dinas Kesehatan dan materi tentang higiene dan sanitasi dapur produksi industri rumah tangga pangan oleh Martje Kapoh selaku Penyuluh Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.

Pada sesi lainnya, Indra Pratama M Tenri, Penanggungjawab Program Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai memberikan materi tentang pengemasan dan pelabelan.

Peserta berjumlah 20 orang tersebut merupakan ibu rumah tangga warga Desa Dongin Kecamatan Toili Barat yang merupakan binaan CSR PT Pertamina EP Donggi Matindok Field.

Selain mendapatkan materi pelatihan, para peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke salah satu dapur produksi industri rumah tangga pangan di Kota Luwuk yakni Aulia Food di Kelurahan Hanga Hanga, Kecamatan Luwuk.

Kunjungan lapangan dilakukan agar peserta mendapatkan bahan pembanding dan pembelajaran. Aulia Food merupakan IRTP yang telah menerapkan Cara Pengolahan Pangan yang Baik (CPPB). “Meski begitu, kami berharap dari kunjungan lapangan ini para peserta mendapatkan bahan pembelajaran tentang bagaimana dapur produksi yang baik sehingga dapat menghasilkan produk pangan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,” tutur Indra.

Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai,

Inneke Norawati Soleman S.Si., Apt, berharap kegiatan selama dua hari yang mencakup teori dan praktik itu, dapat diaplikasikan oleh peserta ketika sudah kembali ke tempat masing masing. Sehingga usaha yang dijalani dapat berkembang dengan baik untuk kemajuan daerah.

Donggi Matindok Legal and Relation Assistant Manager PT Pertamina EP, Dika Anggoro Novianto, mengharapkan kerja sama antara PT PEP Donggi Matindok Field dan pemerintah kabupaten Banggai dapat berjalan lancar khususnya dalam upaya mendapatkan sertifikasi produk industri rumah tangga mitra binaan CSR PT Pertamina EP yang ada di sekitar wilayah operasi. “Semoga kelompok binaan kami semakin jaya dan dapat tumbuh bersama kami,” imbuhnya.(ris)