Mon. May 25th, 2020

Sehari, Peternak Lokal Suplai 50 Ribu Butir Telur Ayam

Telur ayam yang dijual di Pasar Simpong Luwuk. Saat ini, suplai telur ayam dari Makassar belum berjalan normal seperti biasanya. [Foto: Andi Ardin/Harian Luwuk Post]

SULTIMNEWS.ID, BANGGAI- Suplai kebutuhan telur ayam untuk Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut), belum berjalan normal.

“Sampai sekarang hanya dari peternak lokal. Karena suplai dari Makassar belum normal,” ujar Ketua Asosiasi Peternakan Kabupaten Banggai, Nasrun Bandiong, Selasa (5/5).

Secara keseluruhan, kebutuhan telur ayam untuk masyarakat Kabupaten Banggai, Bangkep dan Balut, mencapai 150 ribu butir per hari. “Peternak lokal hanya mampu sediakan 50 ribu butir per hari. Sementara dari Makassar saat ini juga hanya 50 ribu butir per hari,” ucapnya.

Meski kebutuhan telur untuk tiga daerah tersebut belum berjalan normal, Nasrun memastikan harga telur ayam masih relatif stabil di Rp 48 ribu per krak. “Iya. Dari peternak ke pedagang kita kasih Rp 48 ribu per krak,” paparnya.

Terkait kondisi tersebut, mantan anggota DPRD Kabupaten Banggai, ini, berharap peran aktif pemerintah daerah dalam upaya peningkatan produksi peternak ayam petelur lokal. Selama ini terang dia, intervensi pemerintah daerah terhadap peternak ayam petelur lokal masih sangat minim. (and)